Jumat, 14 Maret 2014

Prof. Dr. Alfred Kroner Ketua Jurusan Geologi Institut Geosciences, Universitas Johannnes Gutterburg, Maintz, Jerman

Prof. Dr. Alfred Kroner
Ketua Jurusan Geologi Institut Geosciences, Universitas Johannnes Gutterburg, Maintz, Jerman.

“Negeri-negeri Arab akan kembali menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi sungai-sungai.” (Prof. Alfred Kroner)

Prof. Alfred Kroner adalah seorang ahli ilmu bumi (Geologi) terkemuka di dunia, dari Departemen Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Jerman. Lingkungan Eropa tempat beliau tinggal yang sekuler itu telah membuatnya menjadi seorang atheis yang tidak beriman sama sekali terhadap agama-agama samawi.

Prof. Alfred Kroner ketika itu menghadiri seminar Geologi di Fakultas Ilmu Bumi (Geologi) di King Abdul Aziz University, Arab Saudi. Di sana beliau bertemu dengan salah seorang da’i muslim yang bernama Abd al-Majid al-Zindani. Kemudian terjadi perbincangan diantara mereka berdua ;

Abd al-Majid al-Zindani : “Tahukah anda bahwa jazirah Arab tadinya adalah padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh sungai-sungai yang mengalir?”
(Padang pasir yang kita lihat sekarang ini dulunya merupakan daerah padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh sungai-sungai yang mengalir, Subhanallah!)

Prof. Alfred Kroner : “Permasalahan itu telah diketahui dunia dan merupakan fakta ilmiah yang tidak mungkin diabaikan. Para ilmuwan Geologi mengetahui hal itu. Jika anda menggali tanah di jazirah Arab maka anda akan menemukan peninggalan-peninggalan yang menunjukkan kebenaran itu. Buktinya banyak sekali, salah satunya adalah peninggalan-peninggalan yang ditemukan di bawah bebatuan.”

Abd al-Majid al-Zindani : “Apakah anda mempunyai bukti bahwa jazirah Arab akan kembali menjadi padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh sungai-sungai?”

Prof. Alfred Kroner : “Hal itu adalah suatu kebenaran yang telah kami ketahui. Kami para pakar Geologi telah mengukur dan menghitungnya. Kami dapat memperkirakan kapan itu akan terjadi, tidak lama lagi.”

Abd al-Majid al-Zindani : “Mengapa bisa demikian?”

Prof. Alfred Kroner : “Karena kami dulu telah mempelajari sejarah bumi dan kami menemukan bahwa bumi melewati beberapa fase. Di antara fase-fase tersebut ada satu periode yang dikenal dengan ‘era salju’ (snow age).”

Abd al-Majid al-Zindani “Apa yang dimaksud dengan ‘era salju’ itu?”

Prof. Alfred Kroner : “Maksudnya adalah, sebagian besar air berubah menjadi es dan berkumpul di kutub utara yang beku kemudian bergerak perlahan-lahan ke selatan. Ketika bergerak ke selatan tentu itu akan mempengaruhi cuaca pada tanah yang ada di sekitarnya. Hal ini akan membuat Semenanjung Arabia menjadi dingin karena kedekatannya dengan daerah selatan. Maka ketika itu negeri-negeri Arab menjadi negeri-negeri yang paling subur dan hijau dengan sungai-sungainya yang mengalir. Saya sudah menghubungkan antara aliran-aliran sungai dan hujan di daerah Abha dengan yang terjadi di Eropa Utara.”

Abd al-Majid al-Zindani : “Iya, kami percaya itu.”

Prof. Alfred Kroner : “Iya, sebab ini adalah fakta ilmiah yang tidak dapat dibantah.”

Abd al-Majid al-Zindani : “Coba sekarang anda dengarkan salah satu Hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam berikut yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ; ‘Hari kiamat tidak akan datang sampai negeri Arab kembali menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai.“
Abd al-Majid al-Zindani kemudian melanjutkan dengan mengajukan pertanyaan ; “Siapa yang memberi informasi kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam bahwa tanah Arab dulunya adalah dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai?”

Prof. Alfred Kroner berpikir, kemudian beliau menjawab : “Bisa jadi ilmuwan Roma.”

Abd al-Majid al-Zindani kemudian bertanya lagi : “Lalu siapa yang memberitahu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam bahwa tanah Arab akan kembali menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi sungai-sungai yang mengalir?”

Prof. Alfred Kroner kembali berpikir, kemudian beliau menjawab : “Tentu dari yang mengetahui alam raya ini ; Tuhan.”

Abd al-Majid al-Zindani : “Itu pendapat anda, tulislah!”

Prof. Alfred Kroner kemudian berkata : “Fakta ilmiah yang saya temukan dalam Al-Qur’an dan al-Sunnah (Hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam) telah membuat saya kagum. Kami para ahli Geologi belum mendapatkan bukti atas kebenaran itu kecuali baru-baru ini melalui riset modern. Ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tidak mendapatkan informasi itu kecuali dari Yang Maha Tinggi!”

Dia mengatakan: "Dan saya pikir sungguh tidak mungkin bahwa Muhammad bisa mengetahui banyak hal tentang asal mula alam semesta, karena para ilmuwan hanya menemukan ini beberapa tahun terakhir dengan metode teknologi yang sangat canggih, untuk mengungkap fakta ilmiah,

Jika Anda menggabungkan semua ini dan Anda menggabungkan semua laporan yang dibuat dalam Al Qur'an dalam hal yang berhubungan dengan bumi dan pembentukan bumi dan ilmu pengetahuan pada umumnya, pada dasarnya anda bisa mengatakan bahwa pernyataan yang dibuat ada banyak cara benar, sekarang dapat dikonfirmasikan dengan metode ilmiah, dan dengan cara, kita bisa mengatakan bahwa Al Qur'an adalah buku teks ilmu pengetahuan sederhana untuk orang sederhana.

Dan pernyataan Al Qur'an pada waktu Al Qur'an diturunkan tidak dapat dibuktikan, tetapi metode ilmiah modern sekarang ini dapat membuktikan apa yang dikatakan Muhammad 1400 tahun yang lalu.


Subhanallah.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar