Rabu, 20 Maret 2013

Holy mysteries : The Secret of Kaaba

video

SEORANG ANTI-ISLAM YANG PADA AKHIRNYA MASUK ISLAM

SEORANG ANTI-ISLAM YANG PADA AKHIRNYA MASUK ISLAM

Yohanes paulus lahir di yogyakarta. Berasal dari keluarga Kristen taat fanatik. Karena latar belakang pendidikan dan pergaulan selalu dalam lingkungan agama Kristen katoolik, semenjak kecil yohanes selalu diberi pandangan bahwa agama islam itu adalah agama yang sesat. Orang-orang Islam itu adalah domba-domba yang perlu diselamatkan. Setiap kali mendengar suara mereka mengaji, yohanes selalu menganggap mereka sedang memanggil setan. Bagitupula setiap yohanes melihat mereka sholat, ia beranggapan sedang menyembah iblis. Perasaan anti-Islam serasa begitu kuat dalam diri yohanes sehingga ia berniat menyerang teman-temannya yg beraga islam bahwa agamanya yang paling benar.

Dimasa kuliah di FKUI yohanes bergabung dalam sebuah kelompok studi kedokteran. Kelompok ini beranggotakan empat orang. Ketiga orang temanya beragama Islam. Mereka diajak diskusi masalah agama. Dalam diskusi itu yohanes mulai menyerang mereka. Yohanes selalu mendiskreditkan agama mereka. Misalnya, mengapa sholat itu harus menghadap kiblat dan harus bahasa Arab dalam membacanya. Yohanes selalu menyatakankepada mereka jika Tuhan orang Islam tidak sempurna karena hanya ada di Arab. Setelah itu yohanes membandingkan dengan tuhan agamanya yang ada dimana-mana.

Mendapat serangan itu, teman-teman yohanes tenang saja. Mereka menjawab bahwa dimana pun berada, orang islam dapat sholat dan selalu sama bahasanya dalam beribadah. Ini menunjukkan bahwa agama Islam itu agama yang benar dan universal (untuk semua manusia). Mereka malah balik bertanya, mengapa orang Kristen itu jika membangun gereja tidak satu arah, malah terkesan berantakan ke segala arah. Itu menunjukkan bahwa tuhan yohanes bingung kemana harus berpaling. Mereka juga mengatakan bahasa agama yohanes itu tidak sama tergantung wilayah. Jadi kesempurnaannya, mereka mengatakan bahwa agama yohanes itu hanya agama lokal. Jelas saja yohanes kaget dan tersentak mendengar jawaban itu. Ternyata mereka pandai-pandai, tidak seperti dugaan yohanes selama ini.

Yohanes coba melahap buku-buku islam, seperti akidah dan Tauhid Islam, api Islam, soal jawab tentang Islam, dan islam jalan lurus. Yohanes juga sering bertanya pada teman-temannya orang islam dan sering menghadiri kuliah dan diskusi agama Islam. Yohanes begitu kagum dan hormat kepada pribadi Nabi Muhammad saw yang telah membawa dan memperjuangkan agama agung dan mulia ini. Dari sini pula yohanes dapat memperoleh jawaban dari berbagai persoalan yang selama ini menjadi ganjalan dalam agamanya. Yohanes mulai percaya jika Islam adalah agama yang rasional, mengajarkan disiplin, bersifat social, dan menjunjung tinggi kesusilaan. Pengalaman seperti ini membuat keimanan yohanes goyah. Dan pada akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat.

Keislaman yohanes mendapat tantangan dari keluarga dan teman-teman gerejanya. Mereka menyindir, mencela, bahkan menuduh yohanes tersesat. Yang paling berat adalah tantangan dari Ibu kandungnya. Yohanes dimarahi dan dicaci maki habis-habisan karena telah berkhianat. Ibunya juga akan mengancam bunuh diri jika yohanes tidak kembali ke agama Kristen. Tantangan ini dihadapi dengan sabar dan tabah. Lama-kelamaan tantangan ibunya mereka jga. Akhirnya yohanes dapat menjalankan ibadah dengan baik dan tenang. (Kisah Para Mualaf Merengkuh Hidayah, 2010)

Cr : Islamic Motivation

Kamis, 24 Januari 2013

Biografi Dan Karomah Syuhada Jihad Bosnia V2.0

Biografi dan Karomah Syuhada Jihad Bosnia V2.0. Buku ini wajib dimiliki! belajarlah dari sejarah, ambillah hikmahnya, buat sebagai pelajaran! Sampaikanlah kepada anak-cucu kita !!!


Kamis, 10 Januari 2013

Peneliti Amerika: Puasa Senin-Kamis Memicu Proses Protektif Di Otak



Peneliti Amerika: Puasa Senin-Kamis Memicu Proses Protektif Di Otak
BERPUASA boleh dibilang sudah lama diketahui sangat baik untuk kesehatan. Tapi, sekarang manfaat berpuasa untuk kesehatan makin terbukti secara ilmiah. Bahkan para peneliti menyarankan bahwa ada baiknya mulai kembali berpuasa karena terbukti puasa dua hari dalam satu pekan sangat bermanfaat untuk kesehatan hormon dan perubahan metabolisme.
Saat ini ada bukti kuat bahwa berpuasa dua hari sangat baik. Puasa yang dimaksud di sini adalah mengonsumsi makanan hanya sekitar 500-800 kalori. Bandingkan dengan asupan harian sekitar 2.000 kalori untuk perempuan dan 2.500 kalori untuk pria.
Asupan itu bisa menurunkan tingkat pertumbuhan hormon yang terkait dengan kanker dan diabetes. Tak ketinggalan juga, mengurangi kolesterol buruk LDL dan lemak dalam darah. Sedangkan radikal bebas juga menurun. Dari hasil penelitian ini juga terbukti bahwa tingkat peradangan dapat berkurang. Bahkan, disebutkan pula berpuasa dapat melindungi otak. Maka, risiko penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson pun bisa dikurangi.
“Menurunkan secara drastis asupan makanan memicu proses protektif di otak,” ujar Profesor Mark Mattson, kepala bagian syaraf di US National Institute on Ageing. ”Ini sama dengan mendapatkan efek tambahan ketika olahraga,” ujarnya.
Kesimpulan itu diperoleh dari hasil penelitian terhadap sekelompok perempuan yang mengalami obesitas dan kelebihan berat badan yang menjalani diet 1.500 kalori sedangkan kelompok lain hanya 500 kalori selama dua hari. Ternyata, hasilnya menggembirakan. Kedua kelompok memang mengalami penurunan berat badan. Namun, kelompok yang berpuasa (asupan 500 kalori) ternyata mengalami kemajuan yang lebih pesat. Menurut peneliti, mereka mengalami peningkatan sensitivitas insulin. Ini berarti mereka punya kendali tingkat gula darah yang lebih baik.
Jadi, tunggu apalagi? Ayo, puasa Senin-Kamis. [islampos.com/Tifani]

Mengapa Harus Berpuasa Sunnah Di Hari Senin & Kamis



Mengapa Harus Berpuasa Sunnah Di Hari Senin & Kamis
RASULULLAH Muhammad SAW senantiasa menghidupkan puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis. Inilah beberapa keutamaan dan keberkahan berpuasa pada hari Senin dan Kamis:

1. Pintu-pintu surga di buka pada dua hari tersebut, yaitu Senin dan Kamis. Pada saat inilah orang-orang Mukmin diampuni, kecuali dua orang Mukmin yang sedang bermusuhan.
Dalil yang menguatkan hal ini adalah hadits yang termaktub dalam shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
“Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua  hamba yang tidak menyekutukan Alloh dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim)
Keutamaan dan keberkahan berikutnya, bahwa amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah pada kedua hari ini. Sebagaimana yang terdapat dalam shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam. Beliau bersabda:
“Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan (Jumu’ah) dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang di antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan…” (HR. Muslim)
Karena itu, selayaknya bagi seorang Muslim untuk menjauhkan diri dari memusuhi saudaranya sesama Muslim, atau memutuskan hubungan dengannya, ataupun tidak memperdulikannya dan sifat-sifat tercela lainnya, sehingga kebaikan yang besar dari Allah Ta’ala ini tidak luput darinya.

2. Keutamaan hari Senin dan Kamis yang lainnya, bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam sangat antusias berpuasa pada kedua hari ini.
Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, ia mengatakan,
“Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis”. (HR. Tirmidzi, an-Nasa-i, Ibnu Majah, Imam Ahmad)
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menyampaikan alasan puasanya pada kedua hari ini dengan sabdanya,
“Amal-amal manusia diperiksa pada setiap hari senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.”(HR. At Tirmidzi dan lainnya)
Dalam shahih Muslim dari hadits Abu Qatadah radhiallahu ‘anhu bahwaRasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab,
“Hari tersebut merupakan hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya Al-Qur’an kepadaku pada hari tersebut.” (HR.Muslim)
Ash-Shan’ani rahimahullah berkata, “Tidak ada kontradiksi antara dua alasan tersebut.” (Lihat Subulus Salam)
Berdasarkan hadits-hadits di atas maka disunnahkan bagi seorang Muslim untuk berpuasa pada dua hari ini, sebagai puasa tathawwu’ (sunnah).
3. Keutamaan lain yang dimiliki hari Kamis, bahwa kebanyakan perjalanan (safar) Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam terjadi pada hari Kamis ini.
Beliau menyukai keluar untuk bepergian pada hari Kamis. Sebagaimana tercantum dalam Shahih Bukhari bahwa Ka’ab bin Malik radhiallahu ‘anhu mengatakan:
“Sangat jarang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam keluar (untuk melakukan perjalanan) kecuali pada hari Kamis.”
Dalam riwayat lain juga dari Ka’ab bin Malik radhiallahu ‘anhu:
“Bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam keluar pada hari Kamis di peperangan Tabuk, dan (menang) beliau suka keluar (untuk melakukan perjalanan) pada hari Kamis.” (HR.Bukhori) [berbagai sumber]