Rabu, 03 Oktober 2012

Gadis Bermimpi Menemui Ibunya Di Neraka



Gadis Bermimpi Menemui Ibunya Di Neraka
Seorang gadis datang menemui Rasulullah dengan tangan kanannya diselipkan ke dalam saku bajunya. Dari raut wajahnya, anak gadis ini sedang menanggung kesakitan yang amat sangat.
Lalu Rasulullah menegurnya. “Wahai anakku, kenapa wajahmu menampakkan kamu sedang kesakitan dan ada apa tanganmu kamu selipkan di saku bajumu?”
Lalu gadis malang ini pun menceritakan hal yang dialaminya :- “Ya,Rasulullah, sesungguhnya aku adalah anak yatim piatu. Malam tadi aku telah bermimpi dan mimpiku itu telah membuat aku menanggung kesakitan ini.” Balas gadis tadi.
“Jika tidak keberatan, ceritakanlah mimpimu itu wahai anakku.” Rasulullah mulai tertarik dengan penjelasan gadis tersebut.
“Aku bermimpi berjumpa ibuku di dalam neraka. Keadaannya amat menyedihkan. Ibuku meminta diberikan air karena dia amat dahaga karena kepanasan api neraka itu hingga peluh tidak sempat keluar karena kekeringan sekejap mata.” Gadis itu berhenti seketika menahan sakit. “Kemudian kulihat ditangan kirinya ada seketul keju dan ditangan kanannya ada sehelai handuk  kecil.
Beliau mengibas-ngibaskan kedua benda tersebut untuk menghalang api dari membakar tubuhnya. Lantas aku bertanya pada ibuku, kenapa dia menerima balasan sebegitu rupa sedangkan ketika hidupnya ibuku adalah seorang hamba yang patuh dengan ajaran islam dan isteri yang taat kepada suaminya? Lalu ibuku memberitahu bahwa ketika hidupnya dia amat bakhil. Hanya dua benda itu saja yaitu seketul keju dan sehelai handuk kecil pernah disedekahkan kepada fakir miskin. Yang lainnya hanya untuk berpamer-pamer dan menunjukkan kelebihan hartanya saja.
Lalu aku terus mencari ayahku. Rupanya beliau berada di syurga dan sedang menjamu penghuni syurga dengan makanan yang lezat dan minuman dari telaga nabi. Ayahku memang amat terkenal karena sikapnya yang dermawan dan kuat beramal. Lalu aku bertanya kepada ayahku. “Wahai ayah, ibu sedang kehausan dan menanggung azab di neraka.Tidakkah ayah ingin membantu ibu sedangkan di dunia kulihat ibu amat mentaatimu dan patuh perintah agama.
Lalu dijawab oleh ayahnya. Sesungguhnya beliau dan semua penghuni syurga telah dilarang oleh Allah dari memberi walau setitik air kepada isterinya karena itu adalah pembalasan untuk kebakhilan yang dilakukan ketika di dunia.
Oleh karena kasihan melihat azab yang diterima oleh ibuku, aku lantas menceduk sedikit air menggunakan tapak tangan kananku lalu dibawa ke neraka. Belum sempat air tersebut mencecah bibir ibuku, api neraka telah menyambar tanganku sehingga melecur. Seketika itu juga aku tersadar dan mendapati tapak tanganku melecur sangat. Itulah sebabnya aku datang berjumpa engkau ya Rasulullah.”
Panjang lebar gadis itu bercerita sambil airmatanya tidak henti-henti mengalir di pipi. Rasulullah kemudian meletakkan tongkatnya ke tapak tangan gadis tersebut lalu menadahkan tangan, berdoa memohon petunjuk dari Allah. Jika sekiranya mimpi gadis tersebut adalah benar maka disembuhkanlah agar menjadi iktibar kepada beliau dan semua umat islam. Lalu berkat kebesaran-Nya tangan gadis tersebut sembuh. Rasulullah lantas berkata, “Wahai anakku, pulanglah. Banyakkan bersedekah dan berzikir dan pahalanya kau berikan kepada ibumu. Mudah-mudahan segala dosanya terampuni.

==o0o==

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar