Senin, 25 Agustus 2014

Jenazah Terbakar karena Enggan Berzakat



Nauzubillah Min Zalik...
Jenazah manusia ini mendapatkan siksa kubur karena semasa hidupnya enggan berzakat







Kisahnya.
Telaahkan oleh Muhammad bin Yusuf Al Qiryabi serta Abi Sinan.
Saat itu Muhammad bin Yusuf keluar mengunjungi Abi Sinan. Beberapa lamanya mereka berbincang dan pada akhirnya Abi Sinan mengajak Muhammad bin Yusuf untuk pergi ke suatu tempat yang telah dikenal oleh Abi Sinan.

Lantas mereka masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah itu ada beberapa orang yang menangis tersedu karena merasa bersedih.
Abi Sinan berusaha menghibur penghuni rumah itu agar jangan terlalu bersedih. Akan tetapi usaha Abi Sinan tidak mempan.

Abi Sinan berkata,
“Bukankah kematian itu tidak bisa dihindari."
Dia menjawab,
"Aku menangis karena sesuatu menimpa saudaraku yaitu siksa kubur."

Ahli waris orang yang meninggal tersebut menceritakan apa yang terjadi.
Ketika para pelayat semuanya pulang, ahli waris ini berada sendirian di kuburan. Seketika itu juga ia mendengar suara aneh dari dalam kubur.
"Aah....Mereka mereka meninggalkan aku sendiri di kubur ini, padahal aku memperoleh siksa, sedangkan aku adalah orang yang selalu berpuasa dan shalat."

Si ahli waris itu menangis mendengar suara itu.
Ia lantas berencana membongkar kuburan dan bermaksud menolong saudaranya. Diam-diam dia kembali lagi dan membongkar makam. Ketika makam sudah agak sedikit terbuka, ia melihat bara api yang menjilat-jilat di leher jenazah saudaranya. Bara api itu menyerupai kalung api.

Untuk sesaat, ahli waris itu hendak menolong dan mengulurkan tangannya, akan tetapi nahas, jemarinya malah ikut terbakar jilatan api. Jenazah itu tampak mengulurkan tangannya hendak minta tolong, akan tetapi tangannya sudah hangus terbakar. Karena ketakutan, ahli waris itu segera saja mengubur kembali rapat-rapat makam saudaranya tersebut. Ia kemudian pulang dengan perasaan yang sedih dan menangis.

"Karena itukah engkau menangis?" tanya Abi Sinan.
"Apa yang telah dikerjakan saudaramu itu di dunia?" tanya Abi Sinan.
"Zakat hartanya tidak dikeluarkan," jawab ahli waris itu.

Azab Kubur.

Abi Sinan dan Muhammad Yusuf teringat akan ayat Al Qur'an tentang siksa kubur.
Allah SWT berfirman,

وَلا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Artinya:
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat, dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS. Ali Imran: 180).

Nauzubillah Min Zalik

oo00oo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar